“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki kepadanya tanpa disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."

Friday, 21 December 2012

Mencari kekuatan

Baru-baru ini saya ditanya oleh seorang hamba Allah :-

"Bagaimana enti bertahan,menghadapi segala permasalahan,dan mencari kekuatan ?"

Saya terdiam sejenak. Di dalam kepala t'lintas pelbagai jawapan tentang tandan kelapa yang semakin teguh bilamana dugaan kian berat, tentang petikan quran yang menyatakan bahawa sesungguhnya Allah memberi dugaan hanya kepada hamba-Nya yang mampu, tentang hidup ini penjara bagi orang beriman, tentang bumi mana tidak pernah ditimpa hujan, semua orang punyai masalah masing-masing yang tersendiri.Bukan sedikit cara yang diperlukan untuk mengumpul kekuatan. Bukan sedikit proses yang diperlukan untuk menjadikan diri ini lebih kental mengharungi dugaan. Bukan sedikit airmata yang pernah gugur. Bukan tidak pernah hati ini pecah berkecai, perasaan ini tersayat pilu. Bukan tidak pernah diri ini jatuh terduduk lalu lutut terasa lemah tidak berdaya. Asam garam kehidupan, pahit dan manis, sesungguhnya itulah yang mengajar kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya, dengan izin Allah.

 Dia menanti jawapan dari saya.. Lalu saya katakan padanya;

"Kita adalah teman baik kita sendiri. Hanya kita yang tahu apa yang kita mahu, apa yang kita rasa, apa yang kita inginkan. Hanya kita dan Allah yang tahu kebolehan dan kelemahan kita di mana. Hanya kita dan Allah yang tahu bagaimana perasaan kita. Hanya kitalah yang paling memahami diri kita sendiri."

"Oleh itu, hanya kita yang boleh memujuk diri kita sendiri, memberi kekuatan kepada diri kita sendiri, orang lain boleh mendengar masalah kita, kemudian berkata bahawa mereka memahami lukanya perasaan kita, tapi hakikatnya, apa yang kita rasa, apa yang kita lalui selama kita hidup, apa yang kita impikan, lipatan sejarah hidup kita, hanya kita dan Allah sahaja yang tahu."

"Justeru, carilah kekuatan yang ada dalam diri, pujuklah diri sendiri. Beri semangat kepada diri kita sendiri, jangan berharap kepada orang lain, takut kelak kita akan kecewa. Bisikkan kepada diri kita sendiri bahawa kita mampu mengharungi setiap dugaan dengan izin Allah, bermohon dan merayulah kepada Allah. Berdirilah di atas kaki sendiri"

Demikian lebih kurang kata-kata saya kepada sahabat tersebut. Saya berharap, dia dan kita semua mendapat kekuatan yang dia inginkan. Saya doakan, dia dan kita semua tabah mengharungi segala cabaran. Semoga dia dan kita semua menjadi kawan paling baik kita sendiri yang tahu di mana kelemahan dan kekuatan diri. Semoga, dia dan kita semua lebih baik dari sebelumnya dan semoga, dia dan kita semua mencapai ketenangan dan kebahagiaan, dunia dan akhirat.

Wallahua'lam~

No comments:

Post a Comment


Muslimah yang solehah itu umpama ANGIN yang lalu, mereka hadir tanpa disedari, tetapi kehadiran mereka itu mendamaikan hati