Baru-baru ini saya ditanya oleh seorang hamba Allah :-
"Bagaimana enti bertahan,menghadapi segala permasalahan,dan mencari kekuatan ?"
Saya terdiam sejenak. Di dalam kepala t'lintas pelbagai jawapan tentang tandan kelapa yang semakin teguh bilamana dugaan kian berat,
tentang petikan quran yang menyatakan bahawa sesungguhnya Allah memberi
dugaan hanya kepada hamba-Nya yang mampu, tentang hidup ini penjara bagi
orang beriman, tentang bumi mana tidak pernah ditimpa hujan, semua
orang punyai masalah masing-masing yang tersendiri.Bukan sedikit cara yang diperlukan untuk mengumpul kekuatan. Bukan
sedikit proses yang diperlukan untuk menjadikan diri ini lebih kental
mengharungi dugaan. Bukan sedikit airmata yang pernah gugur. Bukan tidak
pernah hati ini pecah berkecai, perasaan ini tersayat pilu. Bukan tidak
pernah diri ini jatuh terduduk lalu lutut terasa lemah tidak berdaya.
Asam garam kehidupan, pahit dan manis, sesungguhnya itulah yang mengajar
kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya, dengan izin Allah.
Dia menanti jawapan dari saya.. Lalu saya katakan padanya;
"Kita
adalah teman baik kita sendiri. Hanya kita yang tahu apa yang kita mahu,
apa yang kita rasa, apa yang kita inginkan. Hanya kita dan Allah yang
tahu kebolehan dan kelemahan kita di mana. Hanya kita dan Allah yang
tahu bagaimana perasaan kita. Hanya kitalah yang paling memahami diri
kita sendiri."
"Oleh itu, hanya kita yang boleh memujuk diri kita
sendiri, memberi kekuatan kepada diri kita sendiri, orang lain boleh
mendengar masalah kita, kemudian berkata bahawa mereka memahami lukanya
perasaan kita, tapi hakikatnya, apa yang kita rasa, apa yang kita lalui
selama kita hidup, apa yang kita impikan, lipatan sejarah hidup kita,
hanya kita dan Allah sahaja yang tahu."
"Justeru, carilah
kekuatan yang ada dalam diri, pujuklah diri sendiri. Beri semangat
kepada diri kita sendiri, jangan berharap kepada orang lain, takut kelak
kita akan kecewa. Bisikkan kepada diri kita sendiri bahawa kita mampu
mengharungi setiap dugaan dengan izin Allah, bermohon dan merayulah
kepada Allah. Berdirilah di atas kaki sendiri"
Demikian lebih
kurang kata-kata saya kepada sahabat tersebut. Saya berharap, dia dan
kita semua mendapat kekuatan yang dia inginkan. Saya doakan, dia dan
kita semua tabah mengharungi segala cabaran. Semoga dia dan kita semua
menjadi kawan paling baik kita sendiri yang tahu di mana kelemahan dan
kekuatan diri. Semoga, dia dan kita semua lebih baik dari sebelumnya dan
semoga, dia dan kita semua mencapai ketenangan dan kebahagiaan, dunia
dan akhirat.
Wallahua'lam~
No comments:
Post a Comment